Mata uang yang hits pertama kali adalah Bitcoin. Seiring meningkatnya tren transaksi mata uang digital maka koin-koin lainnya hadir, koin ini disebut altcoin. Salah satu diantaranya yang berkembang pesat adalah e-dinar coin atau yang saat ini disebut EDC blockchain.
E-Dinar Coin adalah salah satu cryptocurrency yang dibuat pada tahun 2015 dan masih terbilang baru namun perkembangan penggunaannya cukup pesat dari yang awalnya hanya 10 negara sampai saat ini sudah tersebar di 57 negara. EDC ini juga bisa digunakan untuk membayar barang produk dan jasa. Yang membedakan EDC ini dengan Bitcoin adalah pengembangannya yang melalui sistem jaringan sehingga lebih cepat berkembang.
Edinarcoin atau EDC blockchain secara teknis merupakan suatu bentuk model rumit namun sangat unik dalam pengembangannya. Keunikannya itu yang membuat EDC menjadi alternatif pilihan yang baik diantara mata uang digital lain. Sebab sistem penambangan yang digunakan adalah LPoS (Lease Proof of Stake) sehingga memungkinkan setiap anggota mendapatkan proporsi hasil penambangan secara adil.
