Kenapa harga cryptocurrency sangat fluktuatif

Naik turunnya harga crypto dipengaruhi berbagai faktor. Faktor faktor yang menyebabkan permintaan naik jika dilihat dari kasus nyata bitcoin menyentuh lonjakan drastis adalah ketika pemerintah jepang menerapkan peraturan terkait penggunaan crypto sebagai alat jual beli yang sah.

Regulasi tersebut menyebabkan permintaan yg tinggi sehingga terjadi lonjakan harga yang signifikan. Namun tidak lama harga merosot cukup drastis, para pengamat ekonom menyebut ini sebagai fenomena bubble.

Meskipun begitu, cryptocurrency saat ini masih mencari harga yang layak. Sampai keseimbangan pasar terjadi alias permintaan dan penawaran bertemu di titik yang sama.

Banyak yang melihat lonjakan harga bitcoin, lalu beramai-ramai melakukan pembelian masal alih-alih bertindak sebagai spekulan dengan harapan harga jual naik di pasaran. Alhasil, ternyata harga beli merosot tajam tidak lama setelah harga jual menyentuh Rp 200juta per 1 bitcoin.

Fenomena ini disebut bubble. Ini sangat wajar terjadi ditengah ramainya trading cryptocurrency. Banyak newbie yang terjebak dengan fenomena ini, dan akhirnya mengalami kerugian karena fluktuasi harga merosot jauh dari perkiraan mereka.

Mungkin ini bisa menjadi trauma, kekecewaan, sekaligus pembelajaran bagi trader crypto.

Tapi ditengah kekecewaan itu sebenarnya hal ini sudah diantisipasi oleh sistem EDCCASH, dimana harga jual dan beli memiliki fix rate. Sehingga penjualan koin yang dimiliki setiap miner tidak mengalami lonjakan harga . Semua diperdagangkan didalam komunitas.

Sistem cerdas dari dompet EDC Blockchain yang dikemas oleh EDCCASH juga mengantisipasi adanya pemain/oknum yang ingin mempengaruhi konsensus dari komunitas EDCCASH.

Ini akan menjaga ekosistem tetap aman dan lebih banyak diminati karena terbebas dari floating rate, dan setiap member bisa memilih untuk menjual koinnya agar bisa melakukan trading secara langsung di market atau menyerahkan sepenuhnya kepada masternode.

Tidak ada yang dirugikan, justru satu sama lain akan saling diuntungkan.

Sebenarnya floating rate ini tetap dialami namun bukan oleh member EDCCASH tetapi masternode dan tim stakeholder dalam eksekusinya di market global bekerja dengan analisanya pada trading EDC Blockchain. Tentu ini ada plus minusnya yang akan dibahas di artikel lain.

Note : sistem dari EDC Blockchain adalah setiap node/pemilik koin bisa me-leasing-kan koinnya ke masternode yang ditunjuk untuk melakukan aktivitas penambangan.